Tampilkan postingan dengan label #Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #Puisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Maret 2013

PEREMPUAN



Tuhan punya semua cara
untuk menyenangkan hambanya
seperti kepada Adam
Tuhan tahu, maka diciptakannya Hawa

Aku tahu Tuhan ada
bahkan di hari Selasa
Ia jadikan kamu duduk sendiri
menunggu lelaki mengajak berlari

Pernah kutanya pentingnya rasa
untuk apa benci dan cinta?
Semakin kutanya dalam-dalam
Bahasa kalbu tak jadi bilang

Perempuan,
Jangan kamu bertanya, 
mengapa selalu membayangkanmu?
Karena, aku pasti balik bertanya
'Mengapa Tuhan ciptakan kamu?'

Perempuan,
Rindu ini laksana gurindam
menyanyikan hati yang gundam
Rindu ini laksana dian
menerangi malam temaram
Bogor, Desember 2012

Kamis, 31 Mei 2012

Surat Cinta Temaram

(buat WDJ)


selamat malam nuansa dian
yang mengilat wajah temaram

selamat malam aroma kembang
yang menyerbak kalbu muram

tak juga dipajang kolase ini, memang
yang terangkai serpihan ranum bunga senyuman
tak juga dipampang ini anyaman, memang
apalagi pada waktu diharapkan

sungguh telah menyembah ini karya
pada rasa, pada hawa, juga pada irama
yang merdu dengan tone-tone tanpa dayu
pula tanpa minor-minor nan sendu

dan inilah sejujurnya karya
lahir atas coret imaji
dari mata, juga ranum juita

selamat malam bunga lestari
semoga pagi memberi seri
biar karya ini abadi

Sabtu, 21 Januari 2012

Waktuku di Siang Itu

Buat T.R.J.



Ingin kutanyakan langsung padamu,
Apakah kau pernah merasa begitu runyam?
Seperti menelan benang kusut, tapi terasa di dada.

Apakah kau pernah merasa begitu hambar?
Merasa selalu haus?
Atau malah merasa sesak?
Seperti menelan segenggam terigu, tapi terasa di dada.

Apa kau pernah merasa selalu gerah?
Apa kau pernah merasa muak dengan hidupmu?
Tak bernafsu pada tubuhmu?

Lalu tiba-tiba setitik cahaya menyentil jidat, merangsek masuki tengkorakmu, bersemayam dan menusuk.
Seketika itu pula puting beliung mengitari tubuhmu, mengoyak setiap isi sadarmu,

hingga kau begitu ringan menginjak bumi, mencium wangi dari tubuhmu sendiri dan kau tak mau melakukan apapun, karena ada sesuatu seperti mengusap bibirmu,
seseorang yang membuatmu tak henti berhayal untuk berpegang tangan,
dan kau merasa tenang seketika dalam saat lama.

Itulah waktuku di siang itu, saat menemukan matamu




awal 2011

(A.N.A.B)